(bukan) Tulisan Gombal

6/08/2016 03:00:00 PM


Jakarta, 26 September 2015
Bismillahirrahmaannirrahiim, Astaghfirullahal’adzim, 
Asyhadualla illa ha illallah, Wa asyhadu anna muhammadarrosulullah.

"Ayah dan Mama yang Minda cintai,
Minda mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga, atas kasih sayang , perlindungan dan perhatian yang telah diberikan sejak dalam kandungan hingga 27 tahun. Tanpa terasa, esok adalah hari yang besar khususnya untuk Minda. Allah mempertemukanku dengan Bagus Setiawan. Pria yang insya Allah akan menjadi pasangan Minda sampai akhir maut memisahkan kami. Yang insya Allah pula menjadi jodoh dunia akhirat. Minda mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Ayah dan Mama karena Minda belum bisa membalas semua jasa dan kasih sayang kalian selama ini.
Minda memohon restu dan keikhlasan hati Ayah dan Mama untuk menikahkan Minda dengan Bagus setiawan esok hari tgl 27 September 2015. Hanya dengan restu,keikhlasan dan doa kalian yang dapat memudahkan langkah kami menuju kehidupan pernikahan yang insya Allah sesuai tuntunan agama Islam.


Kepada adikku Armiyanti Lubis yang kakak cintai dan sayangi, kakak mengucapkan banyak terima kasih untuk semua perhatian dan dukungan kepada kakak selama ini, kakak mohon maaf atas semua kesalahan selama ini baik yang disengaja ataupun yang tidak. Kakak memohon restu adek, semoga pernikahan kami ini dapat menjadi contoh yang baik."

Wasalammualaikum

Rangkaian kata mohon izin dan restu itu terucap saat pengajian satu hari menjelang pernikahan kita. Satu hari sebelum kamu resmi menjadi imamku. Satu hari sebelum untuk kali pertama kedua orang tuaku melepaskan anak perempuannya. Satu hari sebelum kamu dengan yakin menjabat tangan ayahku di hadapan penghulu. Satu hari sebelum kita bertemu kembali.

Aku tak henti bersyukur hingga hari ini. Allah yang Maha baik telah menggariskan pertemuan kita. Hal yang tak pernah terduga dan terjadi begitu cepat. Hingga akhirnya ijab qobul terucap, kita bertemu kembali di hadapan penghulu. Dan kita punya buku nikah :)


Samarinda, 9 Juni 2016
Puji syukur kepada Allah yang Maha Pengasih. Sampai hari ini, hari bertambah usiamu, kamu masih disini. Suamiku... Semoga disisa waktu yang diberikanNya, Allah melimpahkan berkah dan kasih sayangNya kepadamu. Tetaplah menjadi sosok yang aku kenal sebagai pria bertanggung jawab, yang mau belajar lebih baik, yang sabar dan selalu berpandangan positif. Terima kasih selalu menjadi suami dan teman terbaikku. Yang selalu ada disini. Tetap disini, tak kemana-mana...

Benar kata Efek Rumah Kaca, jatuh cinta itu biasa saja... Kita berdua tak hanya menjalani cinta, tapi menghidupi. Memberi energi setiap pagi. Melawan keterbatasan dengan keikhlasan. Mengerti keadaan tanpa harus meminta maaf. Menemani tanpa harus diminta. Mengenai esok atau lusa? Hanya Tuhan yang tau skenario selanjutnya. Yang aku tau, segenap perasaan dan cinta akan tetap sama kemudian bertambah.

Ini bukan tulisan gombal atau kode untuk bisa candle light dinner romantis bersama kamu. Ini sebagai pengingat untukku, kamu, kita. Untuk hari ini, esok, lusa, tahun depan dan selanjutnya. Ingat bagaimana kita harus menghidupi cinta. Menua bersama..

Selamat ulang tahun suamiku, Bagus Setiawan :* 




With full of love,
Minda Lubis

You Might Also Like

0 comments

Hi... Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Mohon untuk tidak menggunakan seluruh artikel, foto dan video dalam blog ini tanpa izin. Silakan tinggalkan komentar kamu ya..

Enjoy the blog :)