H-2 Lebaran, Nyaris Gagal Mudik

7/30/2016 09:20:00 PM


Tahun ini menjadi lebaran pertama saya bersama suami. Dan kami pun memutuskan untuk mudik ke rumah orang tua saya di Jakarta. Tiket pesawat sudah kami beli jauh hari sekitar 2 bulan sebelum hari raya. Euforia akan bertemu kembali dengan keluarga besar tiba-tiba berubah jadi panik, gak tenang dan nyaris gagal mudik.


H-2 Lebaran tepatnya tanggal 4 Juli 2016 yang lalu, saya bersama suami dan mama mertua berencana untuk memesan travel dengan tujuan bandara Balikpapan. Di Samarinda tidak ada bandara untuk penerbangan ke Jakarta. Mau tidak mau kami harus ke bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, atau yang dulu bernama bandara Sepinggan, Balikpapan. Perjalanan ke Balikpapan memerlukan waktu kurang lebih 2-3 jam jalan darat. Di Samarinda, ada beberapa travel dan taxi yang memfasilitasi perjalanan ke bandara. Saya dan suami memutuskan untuk naik travel sajalah ke bandara. 

Sore itu kami mampir ke salah satu travel tersohor di Samarinda, untuk memesan tiket perjalanan. Jadwal penerbangan kami tanggal 6 Juli 2016 pukul 20.00 WITA. Rencana mengambil jadwal travel pukul 14.00 Wita dengan estimasi tiba di Balikpapan pukul 17.00 WITA. Tetapi....

"Lebaran pertama kami tutup Bu, tidak ada pengantaran dan penjemputan ke bandara. Baru aktif kembali di hari raya kedua" ujar resepsionis travel.

Gak percaya sih kenapa travel libur dihari pertama lebaran?. "oke tenang, pasti ada travel yang lain" . Saya mencoba menenangkan diri.

Kami berjalan lagi menyusuri travel-travel yang ada di kota. Sambil sesekali saya mencoba menelepon armada taxi di Samarinda. Tapi ternyata jawaban dari semua armada taxi yang saya telepon juga tidak berhasil membuat saya tenang.

"kalau hari raya pertama tidak ada yang beroperasi (jalan) Bu.."
"hmm...coba Ibu telepon nanti di hari H ya Bu, saya tidak bisa janji.."
"wah, kalau lebaran pertama kami libur Bu"

Makin kacau pikiran menerima kalimat penolakan tersebut :(((

"Bentar ya mama coba telpon kakak, siapa tau dia bisa nganter ke bandara". Mama mertua mencoba untuk menghubungi keponakannya dan berharap bisa mengantar kami ke bandara. Setelah ditelepon pun belum ada jawaban langsung yang kami terima. Huhuhuuu saya makin panik dan bingung mau cari kemana lagi travel atau taxi yang beroperasi di lebaran pertama nanti. Satu-satunya harapan menunggu kabar dari kakak kami.
***
5 Juli 2016, kami tetap menanti jawaban yang pasti dari sang kakak. Mulai dari pagi sampai sore masih belum ada jawaban. Sembari menunggu jawaban, kami mempersiapkan rencana lainnya. Yakni berangkat ke Balikpapan dengan bis dari Samarinda. Sampai di terminal Balikpapan akan dilanjutkan dengan menggunakan taxi ke bandara. Sedikit agak tenang karena masih ada alternatif lain.

Menjelang malam, mama saya memberi tahu bahwa kakak sepupu bisa mengantarkan kami ke bandara. Alhamdulillaaah... sekejap pikiran dan hati jadi tenang. Tenang dan senang sekaliii, akhirnya ada yang bisa mengantarkan kami ke bandara. Akhirnya jadi mudik juga hahhaa :D

Besok paginya tepat dihari raya idul fitri hari pertama. Saya, suami, orang tua dan kakak-kakak kami berkumpul. Layaknya tradisi setelah solah ied, sungkeman dengan seluruh anggota keluarga kemudian santap makanan lebaran sambil menunggu para saudara hadir. Siangnya, saya dan suami bersiap untuk berangkat ke Balikpapan diantar oleh kakak sepupu kami :D

Ternyata perjalanan ke Balikpapan tidak seperti bayangan kami. Kami membayangkan akan ada kemacetan di beberapa titik maka kami berangkat lebih awal pukul 12.00 WITA dari rencana berangkat pukul 14.00 WITA. Kami sempat singgah di tahu sumedang yang ada di jalan poros Samboja - Balikpapan. Bisa dikatakan ini rest area, tempatnya orang untuk istirahat sejenak menyantap makanan & minuman ringan sebelum melanjutkan perjalanan. Terlihat penuh sekali mobil yang parkir dan orang-orang yang singgah dan antri untuk membeli tahu sumedang yang memang enak ini. Tidak terlalu lama di tahu sumedang, kami langsung melanjutkan perjalanan. Tiba di bandara pukul 16.00 WITA. 
***
Pesawat berangkat sesuai jadwal pukul 20.00 WITA. Alhamdulillah tiba di Jakarta juga sesuai dengan jadwal. Senang, haru, semua perasaan saya campur aduk ketika berjumpa lagi dengan mama,ayah dan adik saya. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi setelah sempat panik dengan kejadian tidak ada travel & taxi. Hehehee. 

Lebaran hari kedua seperti tahun sebelumnya adalah jadwal keluarga besar untuk berkumpul di rumah atok (kakek). Tapi tahun ini kami sudah tidak bisa berlebaran bersama atok lagi, karena beliau sudah berpulang beberapa bulan yang lalu. Ada nenek dan tante-tante yang menyambut kami. Senang sekali rasanya bisa berkumpul lagi, walaupun ini tidak semua saudara yang hadir. Karena banyak juga yang lebaran di luar kota. Rasanya haru, senang bisa kumpul lagi. Apalagi di tahun ini kami banyak anggota baru, hehehee :D

seperempat dari keluarga besar di Jakarta :D
Setelah silaturahim dengan keluarga dan saudara-saudara. Lebaran hari berikutnya lebih banyak di rumah dan jalan-jalan dengan keluarga inti saja. Oh iya, saya juga sempat mampir di dia.lo.gue. Lebaran pertama mudik bersama suami kali ini tetap menjadi lebaran asyik walaupun sempat dibikin deg-degan dulu dan takut nyaris gagal mudik :)))

Tapiii yang sampai saat ini saya masih penasaran tuh "KENAPA SEMUA TRAVEL DAN TAXI DI SAMARINDA TUTUP DI HARI PERTAMA LEBARAN?"
Ini jadi pengalaman banget sih buat saya supaya tahun depan bisa lebih antisipasi lagi dalam memilih tanggal pulang kampung.
***
Sebagai penutup cerita kali ini, saya juga punya info bagus nih buat teman-teman hijabers. Diaryhijaber akan mengadakan event spesial untuk para muslimah. Hari Hijaber Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 7 - 8 Agustus 2016 di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng - Jakarta Pusat

Banyak acara menarik dan pengisi acara yang top! Untuk info lebih lengkapnya, silakan klik di DIARYHIJABERJangan sampai ketinggalan yaa... ;)

WhatsApp-Image-20160721 

Salaam,
Minda Lubis

You Might Also Like

8 comments

  1. susah ya mbak kalo ga ada travel itu, kemaren ayahku mau balik ke mamuju juga kesusahan dapetin travel, meskipun udah h+7 sih banyak yang sold *alesan dapet travelnya beda dari mba minda sih ya XD

    tapi alhamdulillah bisa mudik juga ya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Yusii.. susah kalau gak ada travel gitu. Tapi Alhamdulillah akhirnya bisa pulang kampung juga hahahaa.

      Truss itu ayah kamu akhirnya dpt travel?

      Delete
  2. Untung ttp bisa berkumpul dgn keluarga besar ya mba..alhamdulillah..salam kenal mba!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa alhamdulillah setelah sempat deg-deg-an gak dapat travel. hahahha

      salam kenal juga mba Gena :)

      Delete
  3. Untuuuuung aja jadi kumpul yaaah ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah... hahhaa
      Thank you sudah mampir, salam kenal Sophia :)

      Delete
  4. Eh iya samarinda itu ibu kota yaa tapi ngak punya bandara hahaha
    Btw alhamdulillah dah nyobain tahu sumedang nya, waktu perjalanan balikpapan - sanggata sempet mampir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iyaa tapi inshaa Allah segera jadi bandara Samarinda hueuhehe... Makasii kak sudah #commentmanja :D

      Delete

Hi... Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Mohon untuk tidak menggunakan seluruh artikel, foto dan video dalam blog ini tanpa izin. Silakan tinggalkan komentar kamu ya..

Enjoy the blog :)