MENJAGA LINGKUNGAN & MENAMBAH PENGHASILAN BERSAMA PRELO

5/31/2017 02:04:00 PM


Teman-teman ada yang pernah mendengar tentang "Capsule Wardrobe"? Atau mungkin sudah ada yang menjalankan konsep ini? Dalam dunia fashion, konsep ini sudah tidak asing lagi terdengar. 

Capsule Wardrobe adalah sebuah konsep meminimalkan wardrobe dengan beberapa item yang dapat dipadu-padankan

Ini adalah salah satu konsep untuk meminimalkan jumlah pakaian dalam lemari. Serta membatu kita untuk membereskan isi lemari yang sudah penuh dari fashion item yang sudah tidak terpakai. Seperti yang kita tahu bahwa tren fashion sangat cepat berganti. Mungkin saja ada diantara kita yang tidak pernah ketinggalan tren mode terbaru. Yang tanpa sadar membuat lemari pakaian penuh dan sudah tidak terorganisir dengan baik lagi.

Berikut ini beberapa langkah mudah untuk menerapkan Capsule Wardrobe :
  1. Pisahkan basic item sesuai model dan warnanya. Pakaian jenis ini adalah pakaian yang termasuk bisa dipakai kapan saja. Contohnya kemeja, celana jeans dengan warna hitam, putih atau warna netral lainnya.
  2. Pisahkan pakaian bermotif dan memiliki warna-warna cerah. Biasanya pakaian jenis ini termasuk ke jenis pakaian seasonal (musiman). Misalnya print floral dengan warna-warna cerah yang biasa dipakai saat musim panas.
  3. Pisahkan pakaian yang benar-benar sudah tidak terpakai. Pakaian yang sudah tidak muat, warnanya sudah memudar, pakaian yang bernoda atau sudah tidak cocok lagi kamu pakai. Nah, pakaian-pakaian preloved ini bisa didonasikan atau dijual.
  4. Setelah semua item tersortir, atur ulang pakaian tersebut di lemari sesuai dengan kebutuhan. 


Kalau kita menerapkan konsep ini, ada beberapa manfaat yang bisa kita rasakan. Antara lain:

  1. Menghemat uang. Pakaian yang sudah tertata rapi sesuai dengan kebutuhan akan memaksa kita untuk belajar berhemat. Kita bisa belajar untuk mengendalikan uang belanja sesuai dengan yang dibutuhkan saja. Selain itu agar tidak monoton, kita juga bisa menjadi lebih kreatif untuk memadupadankan pakaian yang ada.
  2. Mengurangi pakaian yang tidak terpakai lagi akan menghemat tempat. Tidak ada lagi pakaian yang tertumpuk tidak teratur di lemari. Semuanya sudah terorganisir dengan baik sehingga akan memudahkan kita untuk mencari item yang ingin kita pakai. Dan ini akan menghemat waktu juga loh.
  3. Kita akan belajar tentang kualitas dibandingkan kuantitas. Menyangkut ke poin pertama tadi, dengan berhemat kita juga bisa belajar untuk lebih memperhatikan kualitas pakaian yang akan kita beli. Pakaian yang berkualitas pastinya jauh lebih awet dan tahan lama sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Akhir tahun 2016 yang lalu saya baru mengetahui tentang konsep Capsule Wardrobe ini dari salah satu tulisan blogger Indonesia. Dari situlah saya sangat tertarik untuk menerapkan konsep ini pada lemari pakaian saya. Walau pun saya bukan termasuk seorang yang selalu mengikuti tren fashion, tapi lama-kelamaan saya merasa lemari pakaian saya semakin tidak terorganisir. Terlebih lagi saya merasa banyaknya pakaian yang sudah jarang atau tidak terpakai lagi. Karena pakaian yang dipakai "itu lagi itu lagi..." hahaha 😄

Satu alasan yang menghambat saya untuk menerapkan konsep ini adalah pertanyaan : "Akan dikemanakan barang-barang preloved ini?"
Karena kalau disimpan di gudang, rasanya ya sama saja semakin membuat tumpukan barang bekas di gudang. Dan akhirnya terpikir untuk mencoba menjual barang bekas secara online.



Saya mencoba menjual sepatu bekas, baju-baju second dan fashion item bekas lainnya secara online. Pilihan saya jatuh kepada PRELO.

PRELO adalah aplikasi jual beli barang bekas berkualitas yang dilengkapi dengan fitur-fitur inovatif. Sehingga kita bisa bertransaksi di Prelo dengan aman dan nyaman.

Prelo sebagai layanan e-niaga ramah lingkungan berbasis teknologi dan pemberdayaan komunitas. Jadi dengan bergabung menjadi member Prelo sangat membuka peluang bisnis untuk kita. Selain itu, jaringan yang kita dapat akan semakin luas karena adanya pemberdayaan komunitas yang baik. Inilah yang menjadi visi Prelo.

Jangan takut kecewa dengan barang-barang bekas yang dijual disini. Karena Prelo menjual barang-barang bekas yang asli alias NO KW!. Dan juga, Prelo akan memberikan garansi keamanan berbelanja dan jaminan uang kembali jika terjadi hal-hal yang tidak sesuai. So, customer dijamin tidak akan kecewa. 😊

Dengan aplikasi ini, sangat memudahkan saya untuk menjual atau membeli barang bekas. Ada beberapa alasan yang membuat saya memilih Prelo sebagai media untuk menjual barang preloved saya, yaitu :



AUTENSITAS

Prelo sangat menghargai dan melindungi hak kekayaan intelektual. Oleh karena itu, Prelo sangat selektif dengan produk yang mereka terima. Artinya, Prelo hanya menerima barang-barang yang asli alias NO KW. Ini bertujuan demi kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

Nah, kita sebagai customer tentunya tidak mau dong "membeli kucing dalam karung" alias beli barang abal-abal. Walaupun barang yang diperjual belikan di Prelo adalah barang second, tapi kita tidak perlu ragu untuk membelinya karena Prelo punya aturan untuk para penjualnya. Kalau barang dari penjual tidak sesuai dengan syarat & ketentuan, maka Tim Product Curator akan mendiskualifikasi barang tersebut.

Barang penjual yang tidak sesuai dengan syarat & ketentuan antara lain : Barang tidak original, tidak memiliki foto utama & foto label/merek, foto barang tidak lengkap dan tidak jelas, bukan foto asli dari barang yang dijual, detail dan deskripsi barang tidak sesuai.


Jika pembeli menemukan barang yang bermasalah, seperti pelanggaran hak cipta (KW) atau penjual terindikasi melakukan penipuan maka pembeli bisa melaporkannya. Laporan melalui aplikasi Prelo dengan menekan tombol "Report". Jika laporan ini terbukti benar, maka pelapor akan mendapatkan reward & achievement. Selengkapnya bisa dibaca di laman : Badge & Achievement


AMAN

Prelo menjamin keamanan transaksi bagi penggunanya. Selain itu, Prelo juga melayani pengembalian uang kalau terjadi kendala saat berbelanja.

Tidak hanya aman untuk pembeli, tetapi aman juga untuk penjual. Karena hasil penjualan akan otomatis masuk ke dalam Prelo Balance Penjual jika status barang sudah diterima oleh pembeli. Prelo Balance adalah saldo virtual akun pengguna baik untuk penjual dan pembeli. Untuk menarik uang hasil penjualan, penjual bisa langsung mengisi formulir Tarik Uang. Kemudian uang hasil penjualan akan langsung ditransfer ke rekening penjual.


LAYANAN CEPAT

Dengan aplikasi Prelo yang dilengkapi layanan pelanggan, akan memudahkan kita dalam berjualan atau berbelanja di Prelo. Karena fitur di aplikasinya lengkap dan mudah digunakan. Kalau kita menemukan kendala saat bertransaksi, kita bisa menghubungi Customer Service yang akan siap membantu. Customer Service bertugas dari hari Senin - Jumat mulai pukul 09.00 WIB - 18.00 WIB yang bisa kita hubungi melalui email, telepon, line atau whatsapp.

Dengan performa aplikasi yang baik, kita akan dimudahkan untuk setiap transaksi. Karena ada RIRI Prelo yang siap membantu.

Siapakah RIRI Prelo? Yup, Riri adalah staf Prelo yang akan selalu mengingatkan pembeli mengenai waktu pembayaran, konfirmasi pembayaran dan lainnya melalui email.


SOSIAL

Prelo memfasilitasi interaksi antar pengguna. Dan Prelo selalu menghimbau para penggunanya untuk membagikan pengalaman berhasil menggunakan layanan di situs atau aplikasi Prelo. Dengan saling berbagi pengalaman ini diharapkan para pengguna tidak perlu khawatir lagi untuk bertransaksi jual beli barang bekas bersama Prelo. Masih kurang yakin? Simak pengalaman seru para penjual di Blog Prelo #MeetTheSeller


GREEN MONEY

Bertransaksi melalui situs atau aplikasi akan lebih praktis dan tentunya ramah lingkungan. Hal ini didukung dengan logo Prelo yang menyerupai bentuk lingkaran. Bentuk lingkaran itu diadaptasi dari Universal Recycling Symbol yang merepresentasikan inti bisnis Prelo sebagai suatu e-niaga yang melayani jual beli barang bekas berkualitas.

Prelo sangat peduli dengan lingkungan. Bersama aplikasi Prelo, kita bisa ikut serta mengkampanyekan 3R yaitu Reduce, Reuse, Recyle demi mengurangi kerusakan bumi. Karena dengan menjual barang preloved, otomatis barang kita yang sudah tidak terpakai akan berkurang. Bisa saja orang lain lebih membutuhkan barang tersebut. Bonusnya,kita bisa dapat tambahan penghasilan deh. Seru kan!! 😁

Dengan alasan-alasan di atas, saya semakin yakin untuk menjual barang preloved saya hasil dari capsule wardrobe ke Prelo. Karena saya juga mau mendukung Prelo untuk menjaga lingkungan dari timbunan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi 😊



Pakaian bekas yang menumpuk terkadang membuat kita stress loh. Bagaimana tidak, dengan banyaknya pakaian bekas yang sudah tidak terpakai lagi akan membuat tumpukan rongsokan. Dan ternyata sampah pakaian bisa menjadi penyumbang kerusakan lingkungan. Terkadang kita lupa bahwa pakaian yang kita pakai itu menghasilkan potensi bahaya lingkungan dan racun dari proses pengerjaannya. Kapas menjadi salah satu bahan baku utama dalam industri fesyen. Tanaman kapas hampir sebagian besar menggunakan pestisida. Sementara kapas organik juga membutuhkan lebih dari 5.000 galon air untuk memproduksi t-shirt dan celana jeans.

Maka akan lebih baik barang bekas tersebut mendapatkan "rumah" dan "majikan" baru. Senada dengan tujuan konsep "capsule wardrobe" yang membantu kita mengurangi sampah yang terbuang mulai dari isi lemari kita. Prelo akan membantu kita mewujudkan hal itu. Di Prelo, barang-barang second tersebut akan menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi yang akan menjadi tambahan uang saku untuk si penjual. Bergabung menjadi penjual di Prelo akan membantu kita untuk mengurangi kerusakan lingkungan.

Inilah salah satu alasan terbesar saya untuk memilih Prelo adalah dengan bergabung di Prelo artinya kita turut serta menjaga lingkungan. Seperti pada poin "green money" di atas. Prelo mengajak kita untuk turut serta melakukan kampanye 3R (Reduce, Reuse, Recyle) demi mengurangi kerusakan bumi.




FITUR MUDAH


Aplikasi Prelo bisa diunduh melalui Google Play dan App Store. Fiturnya pun mudah digunakan dan pastinya menyenangkan.

Filter : Berguna untuk membantu kita mencari barang secara spesifik lebih cepat berdasarkan Merek, Kategori, Urutan waktu, Urutan harga, Kondisi Barang sampai Lokasi Penjual.

Notifikasi : Notifikasi ini berisi pemberitahuan tentang transaksi dan juga percakapan.

Keranjang Belanja : Untuk mengetahui item apa saja yang akan dibeli.

Kategori Barang : fitur ini memudahkan kita melihat barang sesuai dengan kategorinya. Saat ini ada 9 kategori dengan sub kategorinya. Antara lain :
  1. Women dengan 3 sub kategori : Luxury, High Street, Budget.
  2. Beauty dengan 10 sub kategori : Riasan mata, Riasan Bibir, Riasan Wajah, Perawatan Wajah, Perawatan Tubuh, Rambut, Kuku,Parfum, Grooming, Beauty Tools.
  3. Baby & Kid dengan 5 sub kategori : Pakaian bayi & anak, Sepatu, Perlengkapan, Aksesoris dan Lainnya.
  4. Book dengan 6 sub kategori : Akademis, Fiksi, Non Fiksi, Majalah, Komik dan Lainnya.
  5. Antique 
  6. Men dengan 3 sub kategori : Luxury, High Street, Budget.
  7. Gadget dengan 5 sub kategori : Ponsel, Aksesoris, Laptop, Tablet dan Lainnya.
  8. Hobby dengan 9 sub kategori : Sport, Fotografi, Musik, Action Figures, Games, Koleksi, Otomotif, Pet dan Lainnya.
  9. Living dengan 4 sub kategori : Kitchen, Elektronik, Furniture dan Lainnya.
Editor's Pick : ini adalah kumpulan barang-barang pilihan tim Prelo di halaman pertama. Barang-barang yang ditampilkan di Editor's Pick akan meningkatkan peluang untuk laku lebih cepat. Caranya bagaimana agar barang kita terpilih? Pastikan foto barang yang kita upload ke Prelo berkualitas baik, jelas dan tentunya menarik.

Shortcut "JUAL" : icon camera yang berada di laman Home ini memudahkan kita untuk menjual barang. Foto barang yang ingin dijual dan upload.

FITUR MENYENANGKAN

Selain fiturnya mudah untuk digunakan, aplikasi Prelo menghadirkan fitur menyenangkan bagi penjual dan pembeli.


Lovelist : Fitur ini disiapkan untuk para pengguna setia Prelo. Dengan fitur Lovelist, para pembeli bisa menandai barang-barang yang ingin dibeli nantinya. Selain itu pembeli akan mendapatkan notifikasi jika barang-barang di Lovelist turun harga. Untuk penjual juga spesial nih, karena penjual akan mendapatkan notifikasi jika ada User yang menandai barang jualannya. Dan penjual bisa langsung menawarkan barang jualan yang ditandai User tersebut.

Jualan Saya : Fitur ini seperti etalase toko penjual. Disini penjual bisa memantau barang jualannya dan juga transaksi penjualan. Jika barang bekas yang akan dijual memenuhi syarat & ketentuan Prelo, dalam 1 x 24 jam barang tersebut berhasil dimuat dan siap untuk dibeli pemilik barunya.

Belanjaan Saya : Fitur ini untuk pembeli. Sebelum melanjutkan transaksi "check out" atau pembayaran, pembeli dapat memeriksa kembali barang-barang yang akan dibeli.

Request : Fitur ini memiliki 2 sub yaitu Request barang dan Request Packaging. Kita bisa melakukan Request barang yang tidak kita temukan di Prelo. Kalau Request Packaging ini disediakan oleh Prelo untuk memudahkan penjual mengirimkan pesanan kepada pembeli.

Tarik Uang : Untuk penjual yang ingin menarik dana hasil penjualannya dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Prelo. Dengan syarat pembeli sudah memberikan review untuk barang yang diterima. Cara tarik uang ini sangat mudah, hanya dengan mengisi formulir yang berisi nomor rekening dan nominal Prelo Balance yang ingin ditarik.

Referral Bonus : User akan mendapatkan kode unik referral bonus. Untuk setiap referral yang dipakai, temanmu akan mendapatkan referral bonus Rp. 25.000 dan user akan mendapatkan Rp. 5.000.

Achievement : fitur ini berisi penghargaan yang dibelikan Prelo kepada Prelovers. Misalnya prelovers melaporkan barang yang bermasalah, jika terbukti maka prelovers akan mendapatkan poin. Ada juga Top Seller yang diperuntukkan para penjual yang menjual barang terbanyak setiap bulannya. Penjual akan mendapatkan poin ranking untuk tiap bulan.

Bantuan : fitur bantuan berisi tentang Frequently Asked Questions. Buat kamu yang mengalami kendala saat menggunakan aplikasi ini, silakan buka fitur ini. Jika masih mengalami kendala, kita bisa langsung menghubungi Customer Prelo via telepon, SMS, email atau pun Line pada office hour.



Setelah saya mengumpulkan beberapa baju bekas, sepatu bekas dan beberapa barang preloved lainnya, saya langsung mengunduh aplikasi Prelo melalui smart phone. Setelah itu, buat akun Prelo dengan klik daftar. Atau bisa juga kita log in dengan Facebook atau Twitter. Isi data diri dan masukan kode verifikasi yang dikirim melalui sms ke nomer handphone yang terdaftar.


A post shared by Prelo (@prelo_id) on


Setelah saya mendaftar, lalu saya ikuti panduan penjual yang ada di : PANDUAN PENJUALAN BARANG



Menjadi satu pengalaman seru bisa berjualan di Prelo. Ternyata barang-barang bekas yang tidak terpakai hasil konsep capsule wardrobe yang saya terapkan ini masih bisa berguna untuk orang lain. Dengan aplikasi Prelo tentunya ada keuntungan yang saya dapat yaitu:

  1. Membantu saya menemukan pemilik baru untuk barang bekas saya.
  2. Memudahkan saya berjualan dari mana saja dan kapan saja.
  3. Membantu saya menjaga isi lemari dan rumah tetap rapi dengan mengurangi barang yang tidak terpakai.
  4. Menjaga lingkungan dari sampah pakaian atau barang bekas.
  5. Menambah penghasilan dari barang preloved yang terjual.
Kamu juga mau mencoba? Yuk mulai dari sekarang. Ringkasi barang-barang yang sudah tidak terpakai, unduh aplikasi Prelo, foto dan upload ke akun Prelo-mu. 😊





love,
Minda Lubis

You Might Also Like

6 comments

  1. wah aku baru tahu mba istilah capsule wardrobe jadi tau deh setelah mampir sini 🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuuk nyoba capsule wardrobe juga Herva. Prelovednya dijual deh di Prelo hehehe 😁

      Hapus
  2. Jadi mau menerapkan juga capsule wardrobe nya ini buat baju-bajuku. Aku ini pun jual barang prelovedku disalah satu aplikasi lain juga cuma masih kurang tampilannya, jadi susah laku hahaa. Mau coba jual di Prelo deh kalo gitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mulai Nesa, trus jual di prelo deeh 😀

      Hapus
  3. Aku mau create akun blum sempat mluluu nih.
    Mau ah, ada yg cuma 1x pakai :)) kasian di lemariiii

    BalasHapus
  4. Prelo sangat berjasa yaa mba buat tempat barang2 kita yang gak kepake tapi masih bagus dan layak pakai... lumayan buat nambah2 beli yang laen kalo laku kejual.. hehhe

    BalasHapus

Hi... Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Mohon untuk tidak menggunakan seluruh artikel, foto dan video dalam blog ini tanpa izin. Silakan tinggalkan komentar kamu ya..

Enjoy the blog :)